Kenapa Indonesia (Harus) Merdeka ?
Mari sejenak kita berpikir, menjadi seorang nasionalis, melepaskan segala atribut yang ada, mari berpikir sebagai satu kesatuan, sebagai bangsa Indonesia. Mendengar kata merdeka, secara spontan kita (khususnya saya) pasti langsung merasakan "api yang menyala-nyala". Namun, kenapa mendengar kata merdeka membuat kita seperti itu ? Toh sekarang yang katanya sudah merdeka, masih juga terlalu ketergantungan dengan hal-hal yang berbau impor ? Kenapa tidak mencoba membanggakan produksi/karya dalam negeri ? Jepang contohnya. Dalam hal bahasa, yang saya tahu, mereka tidak ketergantungan dengan bahasa Inggris. Bahkan seperti masa bodoh mereka bisa bahasa lain atau tidak. Sedangkan di Indonesia, semuanya yang serba luar negeri itu terlihat keren.
sumber ilustrasi => disini
Jika jaman dulu, merdeka berarti lepas dari para penjajah, itu benar dan sudah terwujud. Tapi itu dulu, apakah merdeka jaman sekarang tetap sama ? Merdeka dari penjajah ? Ayolah, pikiran kita harus lebih maju dari itu. Jangan pernah merasa puas, toh memang kodratnya manusia punya ambisi, tapi bukan berarti kita jadi lupa untuk bersyukur, merasa kurang, serakah.
Jangan berbicara apa yang dilakukan pemerintah, jangan bicarakan orang lain, mari bicarakan diri sendiri. Banyak orang yang berteriak bahwa kita ini sedang dijajah oleh beberapa orang keturunan Cina dan Arab. Tunggu dulu, coba pikirkan dengan akal sehat, bukankah mereka hanya pendatang ? Merantau ? Nah, berdasarkan cerita teman-teman saya (karena saya sendiri belum pernah merantau), merantau itu banyak susah sedih daripada bahagianya. Bahagianya, teman saya punya penghasilan yang lebih banyak daripada bekerja di daerah sendiri dan bisa kenal orang-orang baru. Sedihnya ? Banyak, khususnya diskriminasi dari oknum-oknum yang menolak toleransi. Bukankah itu juga yang dirasakan para pendatang di negeri ini ? Mohon dikoreksi jika salah. Mohon dikoreksi kalau mereka, para pendatang, hidupnya bisa langsung bahagia, langsung sejahtera.
Buka pikiran, apakah iya kita ini mengalami ketidakadilan (di bidang ekonomi khususnya). Apakah iya kualitas kita sudah setara dengan mereka, para pendatang ? Sekali lagi, jangan salahkan orang lain, mari salahkan diri sendiri, kenapa kualitas dan pemikiran kita tertinggal jauh ? Kenapa bangsa ini terusir dari rumah sendiri ? Marilah berbenah, sebagai bangsa, dimulai dari diri sendiri. Pikirkan apa yang baik, belajarlah apa yang baik, amatilah apa yang baik. Lalu, kenapa Indonesia merdeka ? Jawabnya karena Indonesia memang harus merdeka, bukan hanya merdeka dari penjajah, tapi merdeka dari kebodohan, kemiskinan, kekerasan, kejahatan. Merdeka!

