WHAT'S NEW?
Loading...

Chester Bennington, Vokalis Linkin Park Meninggal Dunia Pada 21 Juli 2017

Apa kabar readers ? Sehat selalu dong ya. Btw, hari ini ada kabar duka dari sang maestro musik alternatif dunia, Chester Bennington, di usianya yang ke 41 (saya pertama baca ini langsung speechless). Salah satu vokalis band Linkin Park (selain Mike Shinoda) yang menjadi idola sejak tahun 2000-an ini bunuh diri di rumahnya yang berada di Palos Verdes Estates, Los Angeles, Amerika Serikat. Mungkin kematian ini ada kaitannya dengan kematian Chris Cornell (vokalis Audioslave dan Soundgarden) pada Mei 2017 lalu.

(Chester Bennington menghadiri pemakaman Chris Cornell. Sumber di sini)

Sebenarnya 20 Juli 2017 merupakan hari ulang tahun Chris Cornell yang ke 53. Beberapa jam setelah melewati tanggal 20, akhirnya Chester Bennington ditemukan meninggal dunia. Saya tidak akan membahas lebih jauh mengenai kematian Chester, karena saya belum tau pasti alasannya kenapa bunuh diri. Saya ingin sedikit bernostalgia dengan karya-karya Chester bersama Linkin Park.

Pertama kali tau band Linkin Park waktu ada video Naruto vs Orochimaru dengan soundtrack lagu Breaking the Habbit. Setelah itu denger juga dari film Transformers yang rilis sekitar tahun 2011. Sejak saat itu saya mulai sering mengikuti band ini. Lagu-lagu koleksi saya juga lumayan (meskipun  gak lengkap). Beberapa lagu favorit saya yaitu Breaking the Habbit, Numb, What I've Done, In the End, Irisdencent, dan Castle of the Glass (yang ini kayak paduan suara). Sebenarnya saya bukan fans berat Linkin Park, tapi harus diakui, lagu-lagu Linkin Park ini menemani masa-masa kecil saya dulu.

Baiklah, sekian nostalgia bersama Chester Bennington, vokalis Linkin Park yang tutup usia di usianya yang ke 41 tahun. Selamat jalan, Rest in Peace, legend!

Pendidikan Indonesia : Media Untuk Berkembang atau Formalitas Semata ?

Halo readers, kebetulan nih saya lagi empet banget sama yang namanya pendidikan. Di semester 2 ini ada dosen yang gemblungnya minta ampun (gak sebut nama). Padahal saya tiap hari sudah masuk kelas alias gak pernah bolos, di kelas juga ngikutin kegiatan, eeeeh ternyata di akhir Semester 2 cuma dapet nilai D *faaaak. Ya kalau dasarnya kurang pintar mau diapain coba ? Kan yang paling penting saya sudah berusaha. Nulis materi sudah, belajar materinya sudah, rajin masuk kelas sudah, tapi begitu ujian, soal yang dikeluarkan pake' kosakata alien (begitulah menurut saya) alias soalnya susah dipahami maksud dan tujuannya itu menanyakan apa. Ya dengan perasaan jengkel dan rasa ingin berkata kasar (lagi tren ini di tahun 2017), akhirnya saya curhat di sini, siapa tau nanti kalau udah sukses *aamiin bisa baca-baca lagi perjuangan dulu waktu muda biar nantinya gak sombong.


 (Ilustrasi pendidikan sebagai bagian penting dari manusia. Sumber di sini)


Oke, langsung ke topik bahasan yaitu Pendidikan Indonesia : Media untuk Berkembang atau Formalitas Semata ?. Pendidikan di Indonesia itu sebenarnya bukan ajarannya yang buruk, tapi kebusukkan di dalam prosesnya yang bikin saya kadang sampai geleng-geleng. Dulu waktu saya masih belum bisa mikir (baca : kecil) ndak pernah mau tau apa sebenarnya pendidikan itu. Tapi, setelah saya perhatikan dengan seksama dan dalam tempo yang lama, akhirnya saya merasa muak 😔 Apa yang menjadi alasan saya mulai muak dengan pendidikan ? (berharap Pak Menteri baca tulisan pendek ini 😆)
  1. Karena budaya buruk yang diwariskan turun temurun. Hal ini saya rasakan pertama kali waktu kelas 5 SD. Budaya apa ? MENCONTEK. Pasti ada yang mikir, "sok lu, kayak gak pernah nyontek aja". Jujur nih ya mas, mbak, saya ini kalau ujian gak pernah nyontek, kalau tanya-tanya sih pernah. Memang apa buruknya nyontek ? Banyak sebenernya, tapi berdasar apa yang saya rasakan, ada satu hal yang bikin gereget, yaitu waktu orang yang mencontek mengganggu orang yang dicontek. Gagal paham ? saya jelasin nih. Misal aja kamu itu super pinter, dan ada teman di samping atau belakangmu minta jawabanmu. Kamu jawab "Oke, lihat sendiri ya, aku masih ngerjain soal yang lain". Nah temenmu bilang "Yaelah, siniin dulu kertasnya, bentar aja". Bagaimana perasaanmu ? Campur aduk lah pasti, mirip rujak 😆
  2. Karena orang-orang di bidang pendidikan kurang berdedikasi. Orang-orang yang saya maksud bukan hanya guru, tapi mereka-mereka yang mengutak-atik sistem pendidikan dengan tujuan memperbaiki, tapi hasilnya meleset jauh. Ingat polemit Kurikulum 2013 (K13) ? Saya merupakan salah satu korban K13. Menurut saya, K13 itu sistem yang belum sempurna, tapi dipaksakan penggunaannya. Yang terjadi ? Para guru dibuat bingung dan itu pasti berdampak pada para siswa. Bahkan pernah waktu saya kelas 2 SMA, dalam 1 tahun dua kali ganti kurikulum. Yang pertama berganti dari KTSP 2006 menjadi K13 (di semester 1), lalu berganti lagi dari K13 menjadi KTSP 2006 (semester 2). Yang pertama kali terlintas dipikiran saya yaitu "Bentuk nilainya bagaimana tuh ?". Nilai di KTSP masih menggunakan angka (0-100), kalau K13 sudah menggunakan huruf (1-4 lalu dikonversi ke huruf A-E). Di akhir kelas 2 pun akhirnya saya harus mengurus sendiri di sekolahan agar nilai K13 saya di semester 1 bisa berubah menjadi KTSP 2006 seperti semester 2.
  3. Salahnya sistem pendidikan yang dipakai. Saya ini punya prinsip "Nilai tidak penting, tapi proseslah yang lebih penting". Kenapa ? Karena nilai itu yang menentukan orang lain, sedangkan prosesnya kita sendiri yang merasakan. Sedangkan pendidikan di Indonesia ini lebih mengutamakan nilai daripada prosesnya. Misal, nilaimu lebih rendah dari temanmu waktu ujian, otomatis tempatmu saat daftar sekolah atau universitas tadi juga di bawah temanmu. Padahal mereka yang memberi nilai tidak tahu kalau temanmu itu waktu ujian buka-buka buku, sedangkan kamu jujur dari apa yang kamu kuasai. Intinya, sistem pendidikan di Indonesia ini memberatkan siswa atau mahasiswa yang berlaku jujur. Itulah kenapa banyak pejabar negara ini banyak yang tidak jujur, karena pendidikan kita mengajarkan hanya demi nilai (hasil akhir), hal curang bisa dipakai asal tidak ketahuan. Itu tertanam hingga mereka tua nanti, demi mendapatkan uang banyak (hasil akhir), hal curang pun dihalalkan asal tidak ketahuan.

Ya, itu saja uneg-uneg dari saya. Sebenarnya masih banyak kalau ngomong masalah pendidikan di Indonesia, tapi saya sudah capek ngetiknya. 😁 Intinya kita masih perlu membenahi banyak hal, tidak hanya pendidikan. Tapi semua pembenahan dimulai dari manusianya. Jika manusianya sudah baik, maka hal-hal lain pun mengikuti. Jadi, menurut saya hal yang paling penting dan harus dibenahi terlebih dahulu adalah bidang pendidikan. Keep reads!

Tips Menghadapi Pertanyaan Wawancara Kerja

Hai, readers! Apa kabar ? Pastinya sehat lah ya ? Nggak mungkin kalau lagi sakit besoknya mau wawancara kerja (cieee mau kerja, semoga diterima ya 😊). Jangan grogi atau takut kalau besok mau interview. Kalau rintangan pertama sudah membuat kalian ragu, apa kabar untuk tantangan selanjutnya ? Yuk baca-baca tips dari saya biar jadi rileks dan percaya diri waktu interview #semangaaaat.


(Ilustrasi saat sesi wawancara. Sumber di sini)

Sebenarnya wawancara kerja itu simple, tidak sesulit soal Ujian Nasional, tidak seribet cewek kalau mau ketemu gebetan, pokoknya menurut saya jauh dari kata MENYERAMKAN! Itu menurut saya lho ya. Selagi kalian mempunyai sikap dan penampilan yang baik, jangan pernah ragu untuk menjawab pertanyaan yang diajukan (bukan pertanyaan matematika atau fisika kok). Oke, kita lanjut aja ke tips-tips kalau menghadapi wawancara kerja versi saya (mohon dibaca dan dipahami ya 😏).
  1. Tips pertama fokus dan niatkan ke apa yang mau dikerjakan. Kalau fokus utama kalian mencari kerja, hadapi segala rintangannya, jangan lari atau dihindari. Kalau kalian tidak fokus dan niat untuk mencaari kerja, tes wawancara akan berlalu begitu saja.
  2. Lihat situasi dan kondisi sekitar tempat kalian melamar pekerjaan, lalu kuasai keadaan. Artinya kenali dengan baik lingkungan tempat melamar pekerjaan, apa yang nanti dikerjakan, dan bagaimana harus bersikap di lingkungan kerja. Jangan sampai salah sikap dan salah tindakan loh ya.
  3. Percayalah bahwa kamu itu hebat. Bagai gas di dalam tabung, kalau kalian mampu mengenali dan memanfaatkan dengan baik gas itu, hasil akhirnya akan menjadi api yang membara. Tinggal kalian pintar-pintar meengendalikan api itu. Hal ini juga berlaku untuk diri kita (pahami kiasannya). Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia.
  4. Jawab pertanyaan dengan rasa percaya diri, kalau perlu buat suasana menjadi cair (biar nggak tambah grogi). Benar atau salah pertanyaan kalian, itu urusan nanti, yang penting kalian sudah menjawab pertanyaannya tanpa terlihat ragu-ragu.
  5. Yang terakhir, coba di rumah (sebelum wawancara) untuk bercerita mengenai dirimu. Hal terkahir ini merupakan penentu lolos atau tidak kalian saat diwawancara.
Baiklah, cukup sekian tips-tips dari saya untuk menghadapi tes interview. Intinya jangan pernah ragu bertindak kalau kalian benar, jangan pernah ragu menjawab kalau kalian jujur. #Keepreads!

Bekerja Menjadi Konsultan Pajak, Beratkah ?

Hallo readers, mampir lagi nih ye 😆 Btw, ngomongin soal mampir-mampir ada hubungannya nih sama apa yang mau dibahas kali ini, yaitu "Bekerja Sebagai Konsultan Pajak, Beratkah?". Kita bahasnya santai aja, sukur-sukur kalau ada yang mau bantu-bantu saya belajar jadi konsultan pajak yang pro atau malah bantu-bantu nyelesaiin tugas-tugas yang belum rampung :D


(Ilustrasi pekerjaan Konsultan Pajak. Sumbernya lupa ndak dicatat 😁)


Pertama saya jelaskan dulu apa itu konsultan pajak (versi saya). Konsultan Pajak ialah orang yang berperan sebagai rekanan Wajib Pajak dalam menyelesaikan segala urusan yang berkaitan dengan perpajakan. Lah, terus tugasnya cuma itung-itung SPT terus bayar & lapor pajak ? Kok nyantai bener ya ? Kalau readers ada yang bertanya seperti itu, bisa bener bisa salah. Bener karena memang kewajiban Wajib Pajak itu cuma lapor dan bayar pajak, selesai. Salahnya karena ternyata tidak sesempit itu tugas seorang konsultan #gubraaak.Untuk lebih jelasnya, akan saya tampilkan tugas seorang konsultan pajak (sumber dari sini)
  1. Konsultan pajak akan selalu mengikuti perkembangan yang terjadi dan mampu memahami peraturan perpajakan yang sangat banyak sekali dan terus mengalami pembaruan. Bagi kita orang awam akan sulit memahaminya karena memang bukan di bidang kita.
  2. Jasa konsultan pajak Surabaya akan selalu memberikan efisiensi dalam penentuan jumlah pajak yang harus kita bayar sebagai wajib pajak. Dengan konsultan itu juga kita akan menaati aturan-aturan pajak yang berlaku dan juga mencari sejumlah celah pada aturan tersebut.
  3. Para jasa konsultan pajak Surabaya juga akan memberikan konsultasi secara lisan dan juga di terangkan secara tulisan agar sebagai wajib pajak kita memahami betul apa yang harus kita lakukan.
  4. Konsultan pajak selain memberikan konsultasi juga akan memberikan pendampingan untuk wajib pajak saat mengajukan keberatan atau banding di pengadilan pajak. Konsultan akan mendampingi sampai proses peninjauan kembali di Mahkamah Agung.
  5. Para jasa konsultan pajak Surabaya juga terus mengikuti perkembangan atau up to date dalam hal pengetahuan tentang perpajakan. Ini sangat di butuhkan oleh para pengusaha untuk saat ini atau juga saat mendatang.
  6. Sebagai wajib pajak yang belum tahu apa-apa pastinya akan kebingungan dalam memahami beragam aturan pajak yang berlaku. Karena kebanyakan aturan perpajakan sekarang multitafsir dan juga multiprestasi. Para jasa konsultan pajak Surabaya akan membantu Anda dalam memahami setiap aturan-aturan pajak yang berlaku di Indonesia.
  7. Selain memberikan pendampingan dan pengarahan tentang perpajakan, jasa konsultan pajak Surabaya juga akan memberikan perencanaan pajak yang juga bertanggung jawab dengan tujuan efisiensi pembayaran untuk para wajib pajak.
Nah, sudah tau sekarang tugas konsultan pajak apa aja ? Banyak ? Memang :D Kalau ditanya berat atau nggak jadi konsultan pajak. Saya jawabnya tergantung waktu. Biasanya waktu-waktu sibuk seorang konsultan pajak adalah bulan Maret-April. Pada periode itu banyak sekali laporan keuangan yang harus dilaporkan ke KPP. Untuk bulan-bulan selain Maret-April itu lumayan nyantai, tapi lihat juga seberapa banyak klien yang menjadi tanggung jawabmu.Semakin banyak klien, semakin banyak pendapatanmu, tapi semakin sedikit waktumu untuk istirahat, apalagi kalau jadi konsultan pajak solo karir (apa saja dikerjain sendiri, ndak punya karyawan atau jadi karyawan konsultan pajak tapi ndak punya teman #kasiiiaaaaaan 😐).

Oke, itulah pendapat saya mengenai pekerjaan konsultan, percayalah tidak ada pekerjaan yang semudah saat kita menikmati waktu bermain masa kecil dulu 😭 Keep Strong, readers!

Suka Duka Kuliah Sambil Kerja (Pengalaman Pribadi)

Hallo readers! Kali ini Bilik Informasi dan Inspirasi mau bagi-bagi pengalaman dan cerita seputar kehidupan remaja #ceileeeee. Pasti tau lah ya mau bahas apa ? Oke, yuk langsung seluncuran di TeKaPe!


 
(Ilustrasi dunia perkuliahan. Sumber : di sini)


Kalau bicara tentang remaja, pasti nyrempet-nyrempet masalah hiburan, cinta, sahabat, organisasi dan pendidikan. Cuma itu ? ya itulah memang yang mendominasi kehidupan remaja sekarang. Dan hebatnya, semua itu bisa dikumpulkan dalam satu gadget #woow. Sedikit remaja yang mempedulikan masalah keluarga, seakan rumah adalah tempat singgah sementara :D Seringnya nongkrong atau jalan-jalan. Tapi bukan itu yang mau di bahas, saya tidak pernah tertarik mengomentari apa yang menurut saya salah, karena belum tentu itu salah menurut orang lain #malahceramah.

Yaaaa kalau ngomongin masalah pendidikan di masa remaja, kita (saya juga masih remaja) yang ada diakhir transisi menuju dewasa biasanya sudah sibuk dengan tugas-tugas kuliah. Atau anak-anak SMA yang sudah sibuk dengan persiapan menghadapi mantan, eh menghadapi UN jelang akhir masa SMA. Untuk anak-anak SMA akhir ini pasti juga sudah mikir buat lanjut kuliah atau langsung kerja. Banyak yang fokus untuk kuliah dulu, baru kerja atau malah ndak mau kuliah maunya langsung kerja. Tapi banyak juga loh yang mikir buat sikat habis dua-duanya, yaitu kuliah sambil kerja.

Dari susunan kata "Kuliah Sambil Kerja" pasti dong yang jadi prioritas tetep kuliahnya, kerja ini istilahnya cuma jadi penambah uang jajan. Biasanya yang milih kuliah sambil kerja itu tidak mau terlalu merepotkan orang tua, atau memang terpaksa karena biaya yang seadanya. Meskipun diberi label "penambah uang jajan", nyatanya uang hasil kerja ini bisa juga untuk menutup biaya kuliah loh #kereeeeeen.

Lah, emang gak capek kuliah sambil kerja ? Kalau ada yang bilang gak capek, coba kasih tau ke saya model orangnya kayak apa :D Kalau ada pertanyaan seperti itu, jawabannya pasti CAPEK. Bayangkan aja, bolak-balik ke kampus (apalagi kalau ada tugas kuliah yang harus berhubungan sama buku-buku perpus), rumah, dan tempat kerja pasti butuh tenaga yang luar biasa kan ? Apalagi yang rumah, kampus dan tempat kerjanya berjauhan, kelar deh nangkring di jalan seharian (pengalaman pribadi 😉).

Tapi jangan khawatir, selama motivasi di dalam diri masih tetap membara, semua halangan pasti mampu dihajar. Yang terpenting jangan pernah berpikir "aduh, hari ini kayaknya tugas kuliah dan kerja padet banget", atau "sumpaaaaah, badan ini kayaknya udah salah posisi, tangan di kaki, kaki di kepala, kepala di tangan" ↞ ngeri bener 😆 atau pas lagi capek-capeknya di jalan, tiba-tiba liat cewek cowok yang gandengan tangan, wuuuuh, rasanyaaaaaa mantap bener. Jujur aja, kebanyakan kita yang memilih kuliah sambil kerja itu milih buat jadi jomblo. Hal ini ada korelasinya antara capek, masa lalu, kuliah sambil kerja (nanti lo juga paham ^_^). Kalau ada yang kuliah sambil kerja sambil mikirin cinta, salut banget buat kalian! Mungkin waktu bersama keluarga ya yang kalian korbankan ?

Udah nih ? Pada males baca lagi ? Okelah, jadi kesimpulannya kuliah sambil kerja itu berat, capek, harus komitmen sama pekerjaan dan konsisten sama kuliahnya, mengurangi waktu bersama keluarga selama 4 tahun yang tau-tau nanti setelah wisuda kalian sudah harus jauh dari keluarga karena pekerjaan atau sudah berkeluarga sendiri (kadang saya sedih juga kalau mikir yang ini 😭). Intinya duka kuliah sambil kerja ada di waktu yang dikorbankan dan tenaga yang dikeluarkan.

Untuk sukanya, banyaaak, setiap kesulitan pasti ada kebahagiaan. Apa saja ? dapat dipastikan dompet kalian tebal (kalau jomblo), lulus kuliah sudah punya pengalaman segudanng, sudah terbiasa dengan dunia kerja, pasti memiliki koneksi dengan banyak orang, bisa bantu-bantu keluarga dari sisi keuangan (kalau jomblo lagi), wes akeh poool pokoke. Buat kalian yang mau sikat habis kuliah sama kerja, selamat berjuang! Ingat satu hal, setiap kesuliatan pasti ada kebahagiaan 😎😎.

Sudah, sekian dulu sharing-sharing pengalaman pribadi saya, semoga readers bisa tambah optimis jelang kuliah sambil kerja. Semangat!